Kolom

Parenting » Semangat di Atas Roda

Senin, 13 Februari 2012



Entah bagaimana dengan Anda, tetapi sering, satu-satunya waktu saya merasa anak- anak paling dekat dengan saya adalah ketika kami semua berada dalam mobil. Oleh karena itu, saya berusaha memanfaatkan waktu dalam perjalanan itu sebagai waktu untuk berhubungan. Saat Anda melompat ke dalam mobil pada pagi hari, matikanlah radio atau dengarkan musik yang tenang. Jika anak-anak protes, katakan bahwa mereka bisa memutar musik kesukaan mereka dalam perjalanan pulang nanti. Gunakan waktu sunyi ini untuk mendengarkan anak-anak Anda. Mintalah mereka menggambarkan harapan mereka mengenai suasana sekolah hari ini. Tanyakanlah apakah rambu-rambu sepanjang jalan itu bisa dijadikan rambu-rambu dalam hidup. Berhenti. Menyerah. Waspada. Lalu, dengarkan. Anda akan kaget melihat hasil kedekatan pada waktu singkat ini. Siapa yang tahu? Mungkin Anda akan menemukan kearifan Emerson atau Thoreau dari anak-anak Anda!

Begitu anak-anak turun di sekolah, Anda dapat mengubah mobil Anda menjadi oasis spiritual bagi diri Anda sendiri. Ini mungkin merupakan satu-satunya saat-sunyi sepanjang hari ini, maka Anda tidak perlu menelepon-nanti saja di kantor. Ucapkan doa. Ambil napas dalam-dalam. Sediakan buku penggugah semangat di saku pintu mobil kalau-kalau Anda terjebak macet. Living with Joy, oleh Sanaya Roman, selama beberapa minggu ini menjadi penggugah inspirasi saya di dalam mobil.

 
Disadur dari buku SQ untuk Ibu, Penulis: Mimi Doe, Penerbit KAIFA

Artikel Terkait




Print PDFPDF ArsipArsip RSSRSS



Anda dapat memberikan komentar tentang Semangat di Atas Roda dengan menggunakan form dibawah ini .







Akar permasalahan yang timbul ketika memimpin bisa
Suatu ketika lewatlah serombongan anak-anak pejaba
Proses tumbuh-kembang anak dimulai sejak 3 bulan d
Jadi, dalam totalitas, terjadilah kebenaran berwaj
Semenjak saya menanam pepaya dan pohon kersen di d
Semangat berjamaah dimaksudkan untuk mengutamakan
- Senin, 13 Juli 2009 08:37 WIB - 9 komentar
- Jum'at, 26 Juni 2009 09:47 WIB - 4 komentar
KH Abdullah Gymnastiar - Kamis, 01 September 2005 17:44 WIB - 3 komentar